Trik Agar Anak Mau Makan Sayur Dan Buah Tanpa Paksaan

Agar nutrisi yang diterima oleh si kecil lebih sempurna, berikan si kecil asupan protein hewani dari susu. Susu diketahui memiliki manfaat untuk menambah sumber energi dan meningkatkan pertumbuhan tulang. Hanya saja pemberian susu harus disesuaikan dengan kondisi si kecil. Apabila si kecil menderita kelebihan berat badan maka berikan susu rendah lemak dan glukosa. Setelah mendapatkan sayuran yang anak inginkan, anda bisa mengajak si kecil untuk mengolah sayuran tersebut. Anda bisa mengajak anak membantu anda di dapur, mulai dari membersihkan sayuran dan membiarkannya melihat anda saat memasak.

Anak-anak terkadang lebih tertarik dengan mengkonsumsi makanan jika mereka ikut menyiapkan makanan itu. Setelah itu biarkan mereka memilih satu atau dua sayuran untuk dimasak. Hal itu akan membuat si Kecil lebih tertarik untuk memakan sayuran Slot Gacor yang dia pilih. Ibu juga bisa mengajak si Kecil belajar menanam sayur-sayuran atau buah-buahan sendiri. Selain itu, Ibu bisa mengajak si Kecil membersihkan wortel, mencuci kacang, sampai menyiapkan sayuran tersebut di meja untuk makan malam.

Anda bisa mulai dengan mengajak anak terlibat dalam proses pengolahan sayur dan buah-buahan. Mulai dari berbelanja, mencuci, mengupas, memotong, hingga memasak. Bahkan, jika memungkinkan, ayo ajak mereka belajar bercocok tanam. [newline]Tidak harus di pekarangan rumah, bisa juga sambil jalan-jalan ke lokasi agrowisata. Terkadang melelahkan “memaksa” anak untuk menghabiskan sayurnya atau setidaknya berusaha mencoba mencicipi.

Cara agar anak mau mengkonsumsi sayur

Selanjutnya, Anda tidak dianjurkan untuk memaksa si kecil untuk mengonsumsi buah dan sayur. Pemaksaan dapat membuat si kecil bersikap dengan keras menolak mengonsumsi buah dan sayur dan memberontak ketika diberikan buah dan sayur. Meski terasa sulit, tetapi mendidik anak agar ia suka makan sayur harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan, lho. Sebab, jika orangtua sampai memberi ancaman agar anak mau makan sayur – maka semakin sulit pula ia menjalani hal tersebut.

“Anak-anak berusia antara empat dan enam tahun harus makan sekitar 200 gram sayur dan 200 gram buah”, jelas Antje Dahl dari lembaga pangan Jerman . [newline]Argumen, bahwa sayur itu sehat tidak cukup bagi anak berumur empat tahun. Mereka tetap lebih memilih makanan berpengawet atau cemilan manis. Saat memberikan MPASi di usia enam bulan, orang tua bisa menyelipkan sayuran di makanan tersebut biar saat tumbuh dewasa, mereka mau makan sayur. Ingin anak doyan makan sayur tapi Anda sendiri tidak pernah makan sayur di depannya? Anak akan lebih cepat tertarik makan sayur bila kerap melihat Anda menikmati berbagai jenis sayur.

Selain berwarna, makanan yang dibentuk-bentuk juga semakin menyenangkan di piring mereka. Brokoli bisa mengintimidasi seorang anak yang lebih suka makarani atau keju. Potong-potong buah lalu celupkan ke dalam saus yang terbuat dari cokelat cair, selai kacang, atau yoghurt.