Universitas Ini Larang Karyawan Mengasuh Anak Saat Wfh

Seorang wanita lulusan dari perguruan tinggi, biasanya akan lebih memilih untuk bekerja ketimbang “di dapur”. Mereka sudah menghabiskan banyak waktu untuk kuliah, sehingga setelah lulus dari perguruan tinggi, mereka ingin menerapkan apa yang telah dipelajari selama kuliah. Wanita tidak ingin perjuangan mereka untuk mendapatkan gelar saat kuliah selesai begitu saja. Selain mengasuh di kantor, sepulang bekerja dari kantor pukul 3 sore misalnya, Cynthia bisa fokus sepenuhnya mengasuh Fay di rumah. Bertahan dengan jadwal penuh untuk bekerja dari rumah adalah hal yang sulit.

Terlebih pandemi virus corona telah membuat para ibu untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Tantangannya ekstra, harus menyelesaikan tuntutan pekerjaan sambil berjibaku mengasuh si kecil yang minta perhatian terus. “Kalau aku lebih suka freelance, jadi ngasuh anak iya, penghasilan juga iya. Untung aku enggak harus ke kantor, jadi bisa kerja waktu anakku tidur,” ujar Putri. “Pakai kamera on-line untuk mengontrol anak, aku pasang di beberapa ruangan seperti ruang keluarga, kamar tidur, dan teras.

Entah sekadar mandi berendam, tidur siang atau kencan dengan suami. Meluangkan waktu bersama pasangan sangat penting, agar hubungan rumah tangga tetap terjaga keharmonisannya. Banyak dari ibu bekerja kerap tidak ada waktu lagi untuk membuatkan bekal, atau sarapan untuk buah hati dan keluarga. Akan lebih baik untuk memulai hal yang kecil dengan menyelipkan observe pembangkit semangat dalam bekal anak, mandi bersama di pagi hari atau menyiapkan makanan kesukaan anak di pagi hari. Jika sudah bisa mengatur waktu dengan bangun lebih pagi, maka membuatkan sarapan dengan bentuk yang menarik untuk anak dan pribadi akan lebih baik lagi.

Ibu rumah tangga yang punya modal cukup, bisa memulai menjual bahan makanan pokok atau kebutuhan sehari hari yang merupakan salah satu jenis usaha dengan tingkat keuntungan yang semakin tinggi. Kita mungkin masih harus memikirkan keluarga ketika kita bekerja, dan mengurus pekerjaan ketika sedang bersama keluarga. Hal ini menjadi lebih rumit ketika suami dan istri tidak memiliki pembagian peran yang jelas dan atau keduanya sama-sama bekerja. Pada kenyataannya, meski sudah didukungsupport systemyang baik pun, menjaga keseimbangan hidup sebagai pekerja profesional dan seorang ibu tetap tidak mudah. Perasaan bersalah karenameninggalkan anakdari pagi sampai sore tetap kerap muncul. Seolah-olah tak ada waktu untuk diri sendiri, sementara rasa lelah seperti tak ada habisnya.

Orangtua yang tetap mencurahkan perhatian dan kasih sayang kepada anak. Karier pun bakal melesat, berkat dukungan dari keluarga terutama anak. Sebagai orangtua, Anda harus bersikap tegas walaupun sibuk bekerja. Anak-anak menuntut perhatian sepanjang waktu dan menjadi orangtua saat melakukan pertemuan dan panggilan konferensi pekerjaan work at home bisa sangat melelahkan. Baginya tidak ada kamus sulit untuk menjalankan bisnis tersebut.

Bekerja sambil mengasuh

Seperti yang pernah dikatakan rekan kerja tentang fitur ini, atasan Anda berikutnya dapat menemukan Anda bahkan saat Anda tidur,” tambahnya. Komunikasi dan kehadiran orang tua penting untuk menjaga ikatan emosional dengan anak sehingga diperlukan beberapa obrolan santai waktu senggang. Selain membuat jadwal kegiatan sehari-hari, membuat skala prioritas Anda saat ini dan juga masa yang akan datang sangatlah penting. Hal ini dilakukan agar Anda bisa melihat dan mengetahui dengan jelas apa saja yang harus dilakukan sesegera mungkin. Dengan kegiatan dan skala prioritas yang jelas, Anda bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Karena jualan online bisa dilakukan menggunakan handphone maka wanita atau ibu rumah tangga bisa mengecek orderan sesekali yang masuk ke dalam handphonenya. Bukan di khususkan hanya untuk ibu rumah tangga saja, tapi bisnis on-line ini memang dinilai sebagai bisnis yang cocok untuk menjadi bisnis online untuk ibu rumah tangga. Sekarang ini banyak sekali bisnis on-line yang dikelola oleh seorang ibu rumah tangga?