Peningkatan Motivasi Konsumsi Sayur Dan Buah Melalui Cognitive Behaviour Remedy Cbt

Buah dan sayuran adalah makanan inti untuk program food plan yang sehat. Eatwell Guide atau panduan tentang makanan yang sehat yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris banyak menganjurkan makanan yang alami. Dorongan untuk mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran sangatlah berfaedah. Makanan-makanan alami tersebut memberikan begitu banyak vitamin dan mineral yang membantu perkembangan tubuh kita. Selain itu, makanan yang alami juga penting untuk kesehatan, organ tubuh, serta proses metabolisme dalam tubuh kita.

Mengapa anak tidak suka mengkonsumsi buah

Selain mengandung beragam nutrisi yang baik untuk tumbuh dan kembang anak, kedua jenis makanan juga sangat mudah ditemui dan bisa diolah dengan banyak cara. Namun sayangnya, banyak anak-anak yang tidak suka makan sayur dan buah. Namun, akan lebih baik jika Anda memahami waktu dan cara terbaik untuk mengonsumsi kedua makanan alami ini sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal untuk kesehatan Anda. Buah-buahan paling baik dikonsumsi di pagi hari terutama setelah minum air, atau setiap 30 menit sebelum makan dan 2 jam setelahnya.

Namun, masih banyak orang yang tak suka atau terlalu sedikit mengonsumsi buah dan sayur. Mereka kemudian mencoba mengganti kandungan yang bisa didapat dari buah dan sayur dengan mengonsumsi suplemen. Mengajak anak anda memilih sayuran sendiri juga berpeluang untuk mengenalkan anak ke berbagai jenis sayuran yang lebih banyak. Sebab jika anak anda hanya mau memakan satu atau dua jenis sayur saja mereka dapat kekurangan sumber nutrisi dari jenis yang lain. Sebab buah dan sayuran dengan warna berbeda mengandung jumlah vitamin, mineral dan antioksidan yang berbeda. Misalnya, dibandingkan buah-buahan, kebanyakan sayuran merupakan sumber kalsium, zat besi, dan folat yang lebih baik.

Dua penyakit mematikan tersebut bisa menyerang siapa pun terutama yang memiliki garis keturunan. Kalau orang tua atau nenek Anda terkena dua jenis penyakit tersebut, kemungkinan Anda terkena kanker juga cukup tinggi. Untuk itu, mengonsumsi nanas dengan rutin adalah salah satu cara untuk menekan risikonya. Bunda, tubuh si Kecil bisa menyerap kandungan nutrisi alami dari buah dan sayuran segar dengan baik.

Hal ini disebabkan kurangnya vitamin D dan kalsium dalam tubuh. Jika ingin tetap punya tubuh tegap dan sehat dianjurkan perbanyak makan brokoli, jeruk, apel, tomat, juga buah dan sayur lainnya. Jika anda sudah mencoba berbagai cara agar si kecil mau makan sayur namun ia tetap menolaknya, sebaiknya anda jangan menyerah.

Biasanya alasan anak tidak suka makan sayur disebabkan karena rasanya yang kurang lezat jika dibandingkan dengan menu makanan yang lainnya. Jangankan anak, orang dewasa juga tentunya PRAGMATIC PLAY tidak ingin memakan sayur jika menu yang disajikan kurang enak. Tidak selamanya anak tidak suka buah ini pengaruh dari linkungan seperti yang sudah kita bahas di atas tadi ya.