Hoaks Di Balik Kasus ‘babi Ngepet’ Yang Hebohkan Kota Depok

Masyarakat percaya binatang yang berhasil dibunuh itu adalah babi ngepet karena saat dilukai telinganya tak mengeluarkan darah. Bentuk kakinya juga agak lain dari babi pada umumnya, apalagi warga di sekitar tak ada yang memelihara dan lokasi juga jauh dari hutan. Sofi, warga setempat, mengaku sebelum warga menangkap babi itu, dalam sepekan terakhir ini banyak warga di Desa Pesanggrahan yang mengaku sering kehilangan uang di rumahnya.

Komunitas golf yang bergabung berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 250 juta. Karena itu, Kapolres mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan pemberitaan yang belum tentu kebenarannya. “Jangan mudah membagikan berita yang belum tentu kebenarannya,” katanya lagi.

Hebohnya penangkapan babi ini awalnya viral melalui video yang beredar di media sosial. “Ya, uang warga yang hilang karena ulah babi ngepet yang sebelumnya sempat melihat sehingga dilakukan penangkapan,” ujar Matalih, Selasa (27/four/2021). Rencananya, babi ngepet yang tersimpan di dalam kandang sempat akan ditunggu sampai maghrib. Apabila warga di wilayah Kota Depok tidak ada yang mengakui salah satu keluarganya melakukan ritual babi ngepet, masyarakat di lingkungan itu akan memusnahkannya. Setelah ditelusuri, beberapa warga mengaku sempat melihat babi ngepet yang berkeliaran di lingkungan RT 2/RW 4 dan berinisiatif menangkapnya. Martalih menjelaskan, proses penangkapan dilakukan pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Kabarnya, mereka yang menangkap harus melakukannya dengan telanjang bulat. Kalau masih memakai baju, konon nggak bakal bisa melihat babi ngepet tersebut. Kali ini, warga bekerja sama menangkap babi itu dengan sama-sama mematikan lampu rumah.

Kemudian, seorang warga menggali tanah dan mengangkat kantong plastik warna merah untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Proses penangkapan tersebut dilakukan atas kesepakatan dan instruksi dari ustaz setempat. “Kami imbau warga tetap tenang, http://bean-leaf.com/ kondusif jangan sampai menimbulkan kekisruhan dan kerumanan,” pungkasnya. Setelah itu, pencari pesugihan bisa melakukan ngepet dengan kain hitam yang diberikan oleh dukun. Dipercaya juga, untuk mendapatkan pesugihan jenis ini, orang harus berkorban.

Babi ngepet ditemukan warga

Kondisi babi saat di tangkap,jenis babi hutan, berwarna hitam, sebesar anjing dewasa, memakai kalung kayu berwarna hitam berbentuk tasbeh dan memakai ikat dikepala berwarna merah. “Warga yang menangkap Babi itu dengan cara bugil atau telanjang yakni sekitar lima orang,” kata Iyan Herdiansyah warga setempat. PIKIRAN RAKYAT- Belum lama ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kabar yang mengatakan bahwa seekor babi ngepet ditemukan di Kota Depok, dan meresahkan warga. Salah seorang warga yang melakukan penangkapan, Matalih mengatakan, penangkapan babi ngepet merupakan usaha warga yang sebelumnya banyak yang kehilangan uang. Bahkan teror babi ngepet di Kelurahan Bedahan sudah terjadi sejak tiga bulan. Penangkapan yang dilakukan dengan cara tidak biasa itu diyakini menjadi salah satu syarat agar dapat menangkap babi ngepet.

Bagaimana hukum batal puasa karena pekerjaan yang begitu berat? Apakai pakai inhaler saat bulan Ramadan di siang hari diperbolehkan dan tak membatalkan puasa? “Kalau dari sudut pandang ilmiah sih, itu babi ngepet atau buka, saya enggak bisa jawab. Kalau di dalam ilmiah, tidak ada itu istilahnya babi ngepet,” jelas Taufiq.

Lebar